smp juara picture

smp juara picture
Sekolah Unggulan Gratis Binaan Rumah Zakat

Minggu, 10 April 2016

8 Siswa SMP Juara Bandung meraih medali emas dan perak dalam Kejurnas Pencak Silat

Dalam Kejuaraan Pencak Silat Kota Baru Open yang merupakan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional, SMP Juara Bandung mengirimkan 8 kontingen. Mereka adalah Ilham Sudrajat (kelas 9), Jajang Idrus (kelas 9), Ahmad Ibadurrohman (kelas 9), Rizky Ramadhan (kelas 8), Ridzky Saputra (kelas 8), Dika Amalia (kelas 8), Safitri Anggraini (kelas 7) dan Vickry Kurnia R (kelas 7).



Kejuaraan yang diselenggarakan mulai tanggal 9 April sampai 10 April 2016 di Kota Bekasi Jawa Barat ini diikuti oleh para pesilat dari berbagai daerah di Indonesia. Alhamdulillah SMP Juara Bandung bisa ikut berpartisipasi untuk pertama kalinya pada ajang kejuaraan tersebut. Dengan didampingi oleh guru-guru pelatih Pencak Silat, ke 8 siswa berangkat mulai hari Jum'at siang tanggal 8 April 2016.

Setelah melalui berbagai pertandingan yang sengit, seluruh kontingen dari SMP Juara Bandung bisa mengukir prestasi yang gemilang. Lima diantaranya mendapatkan mendali emas, yaitu: Ilham Sudrajat, Rizky Ramadhan, Dika Amalia, Vickry Kurnia R dan Safitri Anggraini. Sementara 3 lainnya yaitu Ahmad Ibadurrahman, Jajang Idrus dan Ridzki Saputra mendapatkan mendali Perak.



Alhamdulillah, sebuah karunia yang sangat besar selain karena ini adalah kali pertama dalam lomba tersebut yang telah rutin diselenggarakan. Juga beberapa siswa mendapatkan prestasi untuk yang kesekian kalinya seperti Ilham Sudrajat dan Safitri Anggraini. Terlebih siswa kelas 9 sangat bangga dan berbahagia karena bisa tetap menorehkan prestasi disaat-saat terakhir mereka masih bersekolah di SMP Juara Bandung. Semoga dengan prestasi ini semakin memberikan semangat untuk bisa meraih prestasi lainnya di masa yang akan datang.



Rabu, 23 Desember 2015

Ilham Sudrajat Sang Juara


Ilham Sudrajat, siswa SMP Juara Bandung kelas 9 baru-baru ini berhasil meraih Mendali Perunggu pada Kejuaraan Tingkat Nasional Pencak Silat yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Prestasi ini merupakan prestasi ke tiganya khusus di bidang beladiri pencak silat. Sebelumnya Ananda Ilham pernah 2 kali menjadi Juara Tingkat Propinsi Jawa Barat.


Ilham merupakan anak ke 4 dari 5 bersaudara dari pasangan Bapak Idris dan Ibu Nursanti. Kedua orangtua Ilham tinggal di Kel. Cikutra Kec. Cibeunyingkidul Kota Bandung. Ayahanda Ilham bekerja sebagai Montir sementara Ibunya sebagai Ibu Rumah Tangga.

Semenjak di SMP Juara Bandung, Ilham memutuskan untuk tinggal di Pesantren Tahfizh As Salam yang terletak dekat dengan SMP Juara Bandung. Hal ini selain karena faktor jarak antara rumah dan sekolah yang jauh juga bisa meringankan ongkos. Di Pesantren, Ilham dilatih untuk lebih mandiri dan menambah hafalan Al Quran. 

Saat ini, Ananda Ilham menjadi siswa yang lebih dewasa, mandiri, mampu bertanggungjawab dan bersikap mengasuh kepada adik-adik kelasnya. Di Ekskul Pencak Silat seringkali Ilham diminta menjadi wakil dari pelatih untuk membimbing adik-adik kelasnya.

Dalam pertandingan di Jakarta tanggal 19 - 23 Desember lalu, Ilham bersama 4 siswa SMP Juara Bandung lainnya beserta siswa SD Juara Bandung juga bertanding bersama wakil-wakil dari daerah se Indonesia. Alhamdulillah Ananda Ilham menjadi Juara 3 tingkat SMP. Semoga bisa terus berprestasi dimasa yang akan datang.

Selasa, 24 November 2015

Camping Pendidikan Dasar PMR SMP Juara Bandung

Palang Merah Remaja SMP Juara Bandung, menggelar Camping Pendidikan Dasar mulai hari Jum'at 13 Nopember sampai Minggu 15 Nopember 2015. Kegiatan CPD ini dilaksanakan di Perkemahan PMI Kota Bandung yang terletak di Dago Atas Kota Bandung.

Pa Darmanto dan Pa Erwan sebagai pelatih, mengajak anggota PMR SMP Juara yang terdiri dari anggota kelas 8 dan anggota baru kelas 7 untuk mengikuti kegiatan CPD ini bersama dengan PMR SMPN 12 Bandung. Karena itu kegiatan CPD ini menjadi lebih menarik karena anggota PMR ari kedua sekolah bisa bersama-sama menikmati kegiatan ini.

Berbagai kegiatan disiapkan oleh Pa Darmanto dibantu para panitia yang merupakan anggota PMR senior dari masing-masing sekolah (kelas 9). Pendidikan diberikan dalam bentuk simulasi dan games kelompok. Sehingga walaupun diguyur hujan dihari pertama, para peserta terlihat semangat mengikutinya.




Belajar mendongeng dari Kak Ami Darmiati




Tidak seperti biasanya, pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 7 Al Fiida pada hari Kamis tanggal 12 Nopember, Bu Tresna memasuki ruangan kelas tidak seorang diri. Ibu Tresna ditemani seorang perempuan yang yang kemudian kami mengenal beliau dengan panggilan Kak Ami.







Hari itu, kelas 7 Al Fiida diajak belajar mendongeng dari Kak Ami dengan menggunakan alat peraga. Sebelum mendongeng siswa kelas 7 Al Fiida diajak untuk membuat karakter yang akan mengisi dongeng yang akan dibawakan.








Para siswa pun dengan penuh semangat berkreasi membuat tokoh-tokoh yang akan mengisi dongeng yang akan dibawakan. Hebatnya, Kak Ami tidak hanya berdiam diri menyaksikan siswa membuat alat peraga. Sesekali Kak Ami mendatangai kelompok siswa berbincang dengan siswa tentang karakter yang akan dibuatnya. Ini membuat semakin dekat terasa hubungan Kak Ami dengan para siswa, padahal baru saja bertemu hari itu.




Kak Ami pun mengajak para siswa untuk memanfaatkan alat peraga yang sudah dibuat untuk membawakan sebuah dongeng. Bukan hanya Kak Ami yang memang sudah sangat mahir mendongeng, para siswa pun diajak beliau untuk ikut mendongeng. Para siswa pun merasa puas sudah bisa mempelajari ilmu yang baru dari Kak AmiDarmiati dari Kampung Dongeng.
Terimakasih Kak Ami, atas ilmu dan pengalamannya.


Kamis, 22 Oktober 2015

Berbagi Untuk Sesama Dengan Donor Darah Di SMP Juara Bandung






Hari Sabtu (17/10) kemarin, telah dilaksanakan kegiatan donor darah di SMP Juara Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara pihak PMI Kota Bandung dengan PMR Unit SMP Juara Bandung. Acara donor darah ini waktunya bersamaan dengan kegiatan Parenting School bagi orang tua siswa SMP Juara Bandung, oleh karenanya sebagian besar peserta donor darah adalah orang tua siswa SMP Juara Bandung.

Bu Malahayati yang merupakan Learning Suport Unit (LSU) dan juga pembina PMR di Smp Juara Bandung mengatakan bahwa donor darah kali ini merupakan kegiatan kedua kalinya. Beliau mengharapkan dengan kegiatan donor darah ini akan semakin menumbuhkan rasa solidaritas dan kemanusiaan dalam diri semua unsur di SMP Juara Bandung. Dan juga akan mengupayakan agar kegiatan ini bisa rutin diselenggarakan.

Dari pihak PMI Kota Bandung pun memeberikan apresiasinya kepada SMP Juara khususnya kepada Unit PMR yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Karena kebutuhan darah sangat banyak, sedangkan persediaan darah di unit tranfusi darah PMI Kota Bandung sering kekurangan. Pada kegiatan ini terkumpul sekitar 16 labu darah, yang selanjutnya diserahkan kepada unit transfusi darah PMI Kota Bandung.






Rabu, 22 April 2015

Cooking Class, membangun Enterpreneurship dan Keterampilan Masa Depan



Harumnya bau masakan yang membuat perut lapar tercium dari salah satu ruang kelas di SMP JUARA. Di kelas ini bertebaran peralatan memasak  seperti kompor, katel, sendok, belender, piring, panci dan sebagainya. Anak-anak juga tampak sibuk memegang dan mengolah bahan-bahan masakan. Oh, ternyata di kelas ini sedang berlangsung cooking class. Apa ya menu hari ini? Ternyata mereka sedang memasak makanan sehat yaitu homemade chicken nugget alias nugget ayam yang dibuat sendiri.

Cooking Class ini bermula dari keprihatinan salah satu orangtua siswa terhadap makanan-makanan instant yang mengandung banyak pengawet. Juga lemahnya skill anak zaman sekarang dalam memasak. Maka diadakanlah cooking class untuk mengenalkan alternative makanan sehat dan lezat. Adalah bu Melly Hikmalia salah satu orangtua siswa yang menjadi contributor acara cooking class biasanya selalu membuatkan bekal untuk anaknya yang juga disukai oleh teman-temannya.

Dalam Cooking Class ini, anak-anak belajar banyak hal diantaranya kepemimpinan, membagi peran, mengontrol keterlaksanaan tugas, saling membantu dan kerjasama. Alhamdulillah, anak-anak tampak bersemangat dalam menerima ilmu baru. Mereka dengan ceria mengajukan diri untuk menjadi relawan untuk membantu proses masaknya seperti mengambil air, mencuci piring kotor, memasukkan adonan dan sebagainya.

Homemade chicken nugget ini terbuat dari bahan-bahan yang semuanya alami. Seperti, ayam fillet, bawang Bombay, bawang putih, telor, tepung panir, garam, gula, merica, pala. Cara membuatnya juga amat mudah dan praktis, dan sangat bisa dipraktekkan siswa di rumahnya masing-masing. Sehingga mereka bisa belajar mandiri dan tidak melulu bergantung pada ibunya.
 
“Setiap remaja putri pada akhirnya akan menjadi ibu pada akhirnya. Alangkah bahagianya suami mereka nanti, jika istrinya pintar masak,” ungkap bu Melly yang disambut senyum-senyum simpul para akhwat dan ikhwan yang tertawa lepas. Ooo, ternyata menjadi ibu juga bisa disiapkan dari masa SMP ya. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk para siswa dan kebaikan senantiasa berlimpah untuk narasumber.





Penulis : Malahayati, S.Psi (Learning Support Unit SMP Juara Bandung)

Selasa, 10 Maret 2015

mastatho'tum!!!...yes, we proud of ourselves...

Pernah dengar kata "mastatho'tum"?...di SMP Juara Bandung, mastatho'tum sangat terkenal, sebuah kata motivasi bagi kami yang secara harfiah artinya adalah "semampumu". Maknanya kurang lebih berusaha sampai titik batas kemampuan kita. Tidak akan ada penyesalan ataupun rasa sakit hati ketika apa yang kita harapkan belum bisa didapatkan, karena kita sudah berusaha semaksimal mungkin, In Sya Allah.

Kata "mastatho'tum" pula yang menyertai Tim SMP Juara Bandung dalam sejumlah perlombaan se- Kota Bandung di SMA BPI 1 Jl. Burangrang. Pada Sabtu, tanggal 7 Maret 2015 SMA BPI 1 mengadakan sejumlah perlombaan dalam rangka memperingati Ulang Tahun MEDCOM yang ke-9. Dari 5 mata lomba yang ada, SMP Juara Bandung mengikuti 4 mata lomba. Diantaranya 2 Tim Mading dari Klub Junsa, Ardhini Mardhiyah yang mengikuti lomba Speech Contest, Nasywa Hanifa yang mengikuti lomba Fotografi, dan Nurshabrina yang mengikuti lomba Melukis Batik. Berikut beberapa foto lombanya:


Alhamdulillah, Allah memberikan rizkinya pada kami. Beberapa diantaranya memperoleh juara. Mereka adalah:
Ardhini Mardhiyah sebagai Juara Ketiga Lomba Speech Contest
Nasywa Hanifa sebagai Juara Ketiga Lomba Fotografi
Nurshabrina sebagai Juara Ketiga Lomba Melukis Batik
Mading Tim A (Dinda, Salwa, Sopi, Nurfadillah, dan Ayu) sebagai Juara Harapan Tiga Lomba Membuat Mading

Walaupun hanya dengan crayon dengan merk yang biasa dan hanya 24 warna, walaupun dengan kamera DSLR pinjaman, keterbatasan seperti itu tidak akan membatasi semangat dan kesungguhan kami. Meskipun ada satu Tim Mading yang tidak memperoleh juara, kami tetap bangga, tak ada penyesalan, karena kami sudah mastatho'tum... In Sya Allah. Semoga kami tidak terpuaskan, semakin kreatif dan semakin bersemangat untuk memberikan yang lebih lagi dari yang sudah diperoleh. aamiin.
Tim A Mading

Nurshabrina

Ardhini (baju hijau)

Nasywa

Karya Mading 3 Dimensi Tim B

Karya Mading Tim A